PAGI (*)
Mentari cerah penghangat rumput nan hijau,
tatkala embun menetes diantara dedaunan.
Sapuan udara nan sejuk terhirup jiwa,
menyejukan pikiran dalam duka.
Kucoba mengambil langkah panjang dalam setiap kegagalan,
ternyata aku hanya mencoba membohongi diri sendiri.
Ayolah kawan cepat bergegas sebelum gagal mengiringi hari.
tatkala embun menetes diantara dedaunan.
Sapuan udara nan sejuk terhirup jiwa,
menyejukan pikiran dalam duka.
Kucoba mengambil langkah panjang dalam setiap kegagalan,
ternyata aku hanya mencoba membohongi diri sendiri.
Ayolah kawan cepat bergegas sebelum gagal mengiringi hari.

Komentar
Posting Komentar